Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gua Pindul adalah objek wisata berupa
gua yang terletak di
Desa Bejiharjo,
Kecamatan
Karangmojo,
Kabupaten
Gunungkidul. Gua Pindul dikenal karena
cara menyusuri gua yang dilakukan dengan menaiki ban
pelampung
di atas aliran
sungai
bawah tanah di dalam gua,
kegiatan ini dikenal dengan istilah
cave tubing. Aliran sungai bawah
tanah dimulai dari mulut gua sampai bagian akhir gua, di dalam gua terdapat
bagian sempit yang hanya bisa dilewati satu ban pelampung, sehingga biasanya
wisatawan akan bergantian satu per satu untuk melewati bagian ini. Panjang gua
Pindul adalah 350
meter
dengan lebar 5 meter dan jarak permukaan air dengan atap gua 4 meter.
Penelusuran gua Pindul memakan waktu kurang lebih selama satu jam yang berakhir
pada sebuah
dam.
Aliran sungai yang berada di dalam Gua Pindul berasal dari
mata air
Gedong Tujuh. Obyek wisata Gua Pindul diresmikan pada
10 Oktober
2010.
Wisata

Wisatawan yang akan melakukan
cave tubing dilengkapi
dengan peralatan kelesamatan serta ban pelampung untuk menyusuri gua.
Desa Bejiharjo terletak di kawasan pebukitan
karst sehingga didominasi
oleh batuan. Gua Pindul dapat dicapai dari kota
Yogyakarta
menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil melewati jalan
Wonosari, letaknya sekitar 7 km ke arah utara kota Wonosari, setelah memasuki
Desa Bejiharjo, perjalanan dilanjutkan mengikuti jalan aspal. Lokasi
sekretariat Gua Pindul berada di ujung jalan. Penulusuran di dalam gua akan
terdapat formasi bebatuan
stalaktit, yaitu yaitu sejenis
mineral
sekunder yang menggantung di langit-langit gua kapur. Bahkan ada stalaktit yang
sudah tumbuh sampai bawah dan menjadi seperti pilar. Beberapa batuan karst
masih hidup dan meneteskan air. Gua Pindul terbagi menjadi tiga zona, yaitu
zona terang, remang dan gelap. Salah satu bagian Gua Pindul terdapat tempat
yang cukup lebar sehingga terlihat seperti kolam dan terdapat celah yang cukup
lebar tempat sinar matahari masuk. Celah ini juga dapat dilalui sebagai jalur
masuk dengan cara memasuki gua secara vertikal. Tempat wisata sekitar Gua
Pindul terdapat Gua Gelatik (gua kering), monumen peninggalan
Jenderal
Soedirman,
serta situs purbakala Sokoliman.
Legenda
Legenda penamaan Gua Pindul yang dipercayai dan dikisahkan turun temurun
oleh
masyarakat
sekitar berasal dari kisah perjalanan Joko Singlulung yang menelusuri hutan
lebat, sungai, hingga gua untuk mencari ayahnya. Saat sedang menyusuri 7 gua
yang memiliki aliran sungai di bawahnya, kepala Joko terbentur sebuah batu
sesar yang ada di dalam gua. Gua tempat Joko terbentur tersebut dinamai Gua
Pindul yang berasal dari kata dalam
bahasa Jawa
pipi gebendul yang berarti pipi yang terbentur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar