Sungguh
indah suasana di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis. Tempatnya indah, bersih,
nan asri. Bangunannya pun megah dan fasilitasnya pun lengkap. Tenaga pengajar
dan pendidik disini adalah orang-orang yang ahli dibidangnya. Dan ada satu yang
tak bisa dipisahkan dari Pondok Pesantren Darussalam, yakni Musik.
Pondok
Pesantren Darussalam Ciamis adalah pondok pesantren yang membolehkan atau
menghalalkan seni. Khususnya musik. Dalam suatu pengajian pun musik bisa
dikatakan sebagai elemen penting dalam pengajian tersebut karena musik
dijadikan sebagai pengiring untuk melantunkan syair-syair arab yang menjadi
materi pengajian tersebut.
Pengajian yang diiringi oleh musik tersebut adalah
pengajian Qosidah Al Burdah yaitu kitab yang bersisi syair-syair berbahasa arab
yang dikarang oleh Imam Al Bushiri. Adalah K.H Fadlil Yani Ainusy Syamsi guru
yang memberikan pembelajaran tentang Qasidah Al Burdah tersebut. Beliau juga
menyanyikan syair-syair yang ada dalam kitab tersebut sekaligus mengiringinya
dengan musik.
Pengalaman saya bermain musik di Pondok Pesantren
Darussalam Ciamis adalah ketika saya mengikuti Darussalam Dream Band. Sesuai dengan
judul perlombaannya, perlombaan ini bertujuan mencari band impian di
Darussalam. Darussalam Dream Band dilaksanakan pada bulan Desember tahun 2013
sebelum liburan akhir semester ganjil. Pada saat itu saya duduk dikelas X dan
bergabung dengan ZADA BAND. Dengan personel saya (Mumtaz) sebagai gitarist, Muhammad Farhan Ramadhan sebagai gitarist, Risang
Wantosa sebagai bassist, Rakha Faiz Subakti sebagai Drummer dan Sahal Mahfud
sebagai Vokalis.
Pada saat itu kami membawakan lagu J-Rock yang
berjudul meraih mimpi. Namun sayang, kami belum berhasil menjadi juara karena
performa kami kurang baik karena ini adalah kali pertama kami bermain band didepan
umum bukan di dalam studio.
Pengalaman tersebut
menjadi pengalaman terbaik bagi kami bahwa bermain band didepan umum tak
semudah bermain band di dalam studio. Untuk dapat bermain band didepan umum,
bukan hanya memerlukan skill yang hebat, namun juga mental yang kuat.
Mungkin, itulah pengalaman saya bermain musik di
Darussalam. ^_^


Tidak ada komentar:
Posting Komentar